Respon Cepat Lonjakan Harga, Pemerintah Siapkan Intervensi Pasar Jelang Ramadan 🌶️📉

Respon Cepat Lonjakan Harga, Pemerintah Siapkan Intervensi Pasar Jelang Ramadan 🌶️📉

Mataram – Menindaklanjuti fluktuasi harga bahan pokok menjelang Ramadan, Kepala DPMPTSP Provinsi NTB, H. Irnadi Kusuma, S.STP., M.E., turut mendampingi Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Mandalika Bertais, Selasa (10/2).

Sidak yang melibatkan Tim Satgas Pangan, Badan Pangan Nasional (Bapanas), serta sejumlah stakeholder terkait tersebut bertujuan memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan di lapangan. Dari hasil pengecekan langsung di lapak pedagang, ditemukan bahwa harga cabai rawit mengalami lonjakan signifikan, berada di kisaran Rp 90.000 hingga Rp 95.000 per kilogram—jauh melampaui harga acuan.

Gubernur NTB, Miq Iqbal, menjelaskan bahwa kenaikan harga dipicu oleh faktor cuaca yang memengaruhi produksi serta tingginya arus pengiriman pasokan ke luar daerah. Kondisi ini menyebabkan pasokan lokal berkurang dan berdampak pada lonjakan harga di tingkat konsumen.

Sebagai langkah konkret dan cepat, Pemerintah Provinsi NTB menyiapkan sejumlah intervensi strategis:

1️⃣ Intervensi Pasar – Menggelar Gerakan Pangan Murah mulai Jumat ini di seluruh pasar di NTB guna menekan harga dan menjaga keterjangkauan masyarakat.
2️⃣ Prioritas Kebutuhan Lokal – Mengimbau pengepul besar agar memprioritaskan distribusi untuk memenuhi kebutuhan warga NTB sebelum melakukan pengiriman ke luar daerah.
3️⃣ Pengawasan Distribusi – Memperketat pengawasan rantai pasok untuk mencegah praktik penimbunan maupun spekulasi harga.

Kepala DPMPTSP NTB menegaskan dukungan penuh terhadap langkah stabilisasi tersebut. Menurutnya, iklim harga yang kondusif menjadi fondasi penting dalam menjaga daya beli masyarakat serta memastikan aktivitas ekonomi daerah tetap bergerak positif menjelang Ramadan.

Melalui sinergi lintas sektor dan respon cepat pemerintah, diharapkan stabilitas harga dapat segera terjaga demi mewujudkan NTB yang Makmur dan Mendunia. 🌏

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *