Mataram – Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi NTB, Hj. Eva Dewiyani, S.P secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko bagi pelaku usaha budidaya tambak udang, yang digelar di Fave Hotel, Rabu (21/05/2025).
Kegiatan ini mengusung tema “Tata Cara Penerbitan Sertifikat Laik Operasional dan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) pada Usaha Budidaya Tambak Udang” dan dihadiri oleh para pelaku usaha serta stakeholder terkait dari berbagai wilayah di NTB.
Dalam sambutannya, Hj. Eva menyampaikan bahwa saat ini NTB mulai dilirik sebagai salah satu daerah potensial untuk pengembangan budidaya perikanan, khususnya tambak udang. Oleh karena itu, pemahaman terhadap tata cara dan prosedur penerbitan Sertifikat Laik Operasional (SLO) menjadi sangat penting.
“Dengan adanya Bimtek ini, kami berharap pelaku usaha dapat memahami secara menyeluruh proses dan syarat dalam penerbitan SLO, serta menerapkan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) secara kompeten. Ini penting agar usaha budidaya dapat berjalan sesuai dengan ketentuan dan standar yang berlaku,” ujarnya.
Untuk memperkaya materi dan memberikan pemahaman teknis yang mendalam, DPMPTSP Provinsi NTB menghadirkan dua narasumber dari Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Provinsi NTB dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTB.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis Pemerintah Provinsi NTB dalam mendorong peningkatan kualitas dan daya saing usaha budidaya tambak udang di daerah, sekaligus mendukung iklim investasi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

